Pengertian Screw Compressor Dan Aplikasi Screw Compressor

Kita mungkin telah mengenal kompresor angin. Kompresor angin sering kita jumpai di tempat tambal ban di pinggir jalan ataupun di bengkel motor dan mobil. Fungsi utama dari kompresor adalah mengkompresi atau memadatkan udara kedalam tangki penyimpanan. Cara memadatkan udara pada umumnya menggunakan pompa piston yang bekerja naik turun untuk memasukkan udara kedalam tangki penyimpanan.

Kompresor piston memiliki kekurangan yaitu salah satunya adalah tingkat kebisingan bunyi. Selain itu, kompresor ini tidak cocok dipergunakan di perindustrian karena tidak dapat dioperasikan secara terus menerus. Terakhir, kompresor piston membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengisi udara ke dalam tangki penyimpanannya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dihadirkan kompresor jenis screw atau ulis. Kompresor ulir atau screw compressor menggunakan sistem ulir berputar yang mendorong udara melalui celah ulir yang kemudian dikompresi dan dialirkan menuju tanki penyimpanan udara. Hal ini berbeda dengan sistem piston yang memiliki tanki penyimpanan udara. 

Kompresor ulir atau screw compressor memiliki kekurangan yaitu dari segi harga. Kompresor jenis ini lebih mahal dibanding kompresor piston. Termasuk biaya maintenance oli. Tetapi saat ini telah ada jenis screw compressor yang Oil Free. Keunggulan dari kompresor type ulir ini adalah bandel dan dapat berjalan 24 jam dibanding kinerja kompresor piston yang hanya di kisaran 8 jam. Selain itu aliran udara yang dikirim oleh screw compressor lebih besar dibanding piston compressor.

Dari tingkat kebisingan, screw compressor juga lebih senyap. Karena kompresor type ini dapat menghasilkan tekanan dan debit udara yang lebih besar, kompresor ini banyak dijumpai di situs konstruksi jalan raya yang menggunakan mesin pneumatic besar karena keterbatasan tenaga listrik dilapangan.

Disebutkan sebelumnya bahwa saat ini telah ada kompresor screw oil free. Prinsip kerja kedua type kompresor ini sama hanya saja memiliki perbedaan di rangkaian mesinnya. Type oil free memiliki kerapatan ulir celah yang lebih sedikit sehingga ulir tidak akan saling bersentuhan. Aplikasi type oil free ini cocok digunakan di industri yang memerlukan kompresi udara yang lebih bersih tanpa adanya serpihan yang disebabkan oleh gesekan ulir. Sedangkan penggunaan oil di screw compresor yang masih membutuhkan oil untuk melumasi, sealing, dan pendingin, udara harus melalui filter separator oil lagi. Hal ini dapat diasumsikan bahwa oil yang dihasilkan kurang “steril” karena proses pelumasan dan pendinginan yang membutuhkan oil. Kompresor ulir oil free memiliki kelemahan yaitu harga yang lebih tinggi dan karena tidak memiliki pelumas , tingkat kebisingan akan sedikit lebih tinggi dibanding yang menggunakan oil.

Unit screw compressor cukup jarang dijumpai di pasaran. Tetapi dengan menggunakan direktori bisnis, akan dapat membantu para purchasing untuk mendapatkan supplier kompresor angin di Indotrading.com. Dengan ribuan member yang telah bergabung di Indotrading.com, anda dapat menemukan distributor kompresor maupun supplier kompresor dengan lebih mudah. Anda bahkan dapat menggunakan fitur penawaran harga untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *